Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer untuk Meningkatkan Pola Hidup Sehat Kader Posyandu Desa Kaligunting

Kaligunting, Madiun, 4 Februari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) tim Desa Kaligunting berhasil mengadakan pelatihan pembuatan hand sanitizer mandiri untuk kader Posyandu di Balai Desa Kaligunting. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan tangan sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Pelatihan dipimpin oleh mahasiswa KKN Dzikrina Hasya Miftahul Hana dari Program Studi Teknik Kimia bersama rekan-rekannya. Kegiatan diikuti puluhan kader Posyandu Desa Kaligunting yang antusias mendapatkan informasi secara langsung mengenai cara pembuatan serta penggunaan hand sanitizer sederhana yang dapat dibuat sendiri di rumah maupun posyandu.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada pagi hari tersebut, peserta diajak memahami pentingnya kebersihan tangan dalam mencegah penyebaran penyakit. Mereka kemudian dipandu melalui demonstrasi pembuatan hand sanitizer dengan bahan-bahan yang mudah diperoleh, seperti alkohol sebagai antiseptik utama, aloe vera gel sebagai pelembap, dan essential oil untuk aroma serta kenyamanan penggunaan. Peserta kemudian mempraktikkan pembuatan produk tersebut secara langsung hingga menghasilkan hand sanitizer siap pakai yang kemudian dibawa pulang oleh masing-masing kader. 

Salah satu peserta pelatihan menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis. “Saya jadi tahu bagaimana cara membuat hand sanitizer sendiri dan lebih paham betapa pentingnya menjaga kebersihan tangan,” ujar salah satu kader Posyandu yang hadir.

Kepala Desa Kaligunting memberikan apresiasi kepada tim mahasiswa KKN UNS atas inisiatif pemberdayaan masyarakat tersebut. Ia berharap kegiatan sejenis dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga desa. Dengan adanya hand sanitizer buatan sendiri, masyarakat dapat lebih mudah menjaga kebersihan tanpa harus bergantung pada produk komersial yang terkadang harganya lebih tinggi. 

Program ini turut menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam KKN tidak hanya semata-mata kegiatan formal, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat melalui edukasi dan aplikasi langsung solusi praktis untuk meningkatkan kualitas kesehatan di desa.

Foto bersama kader posyandu Desa Kaligunting

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *